Uncategorized

Ta* Kucing

Ada orang yang melihat tai kucing langsung berbicara, ‘Itu kotoran! Musnahkan!’ Lalu datang berbondong-bondong orang berusaha memusnahkannya.. Menghancurkannya. Dihancurkan menjadi keping keping kecil yang tak berguna..

Aku tak peduli dengan seberapa nistanya orang itu menghancurkan kepingan itu. Aku tak peduli. Tapi ingatkah. Ada orang lain yang akan merasakan menjadi berkeping keping meski dia tak menjadi kepingan. Meski dia tak dihancurkan..

Ada orang yang terluka saat orang itu menjadi berkeping-keping. Tajamnya kepingan itu dapat melukai seseorang. Sadarkah??

Lalu kotoran itu hilang. Hilang lenyap dari tempat itu.. Orang yang berhasil melenyapkan kotoran itu akan tertawa bangga. Dan orang-orang akan berteriak. DIALAH PAHLAWANNYA!! Bersorak sorai..

Lalu orang yang menjadi kepingan tai kucing itu? Mulai menghilang.. Memudar. Tainya mengering dan hilang..

Orang-orang tetap bersorak sorai dengan orang yang dia sebut pahlawan itu..

Hingga pada suatu hari dia menemukan tai kucing yang lebih besar di tempat lain. Dan orang-orang mulai lupa pada pahlawannya dahulu. Lalu muncul berita KEBOBROKAN PAHLAWAN TAI KUCING..

Dan ceritanya akan sama seperti yang dulu. Hanya saja pahlawan yang dulu diagungkan sekarang menjadi sosok yang ikut korban kesakitan. Dan semua tetap berulang seperti itu..

Siapa yang salah? Tai kucing? Bukan. Kucingnya?

Jika orang yang melihat tai kucing itu berbicara, ‘MUSNAHKAN KUCINGNYA!’ Mungkin tidak akan ada tidak akan ada tai kucing lainnya.

Berarti kucing yang salah? Tidak! Kucing bukan yang salah.. Itu udah jadi hukum alam si kucing.

Siapa yang salah? Yang salah adalah mereka yang tidak menyadari kucing yang hidup itu mengeluarkan kotoran..

Kucing itu hidup. Dia bergerak dan berubah. Dinamis. Wajar setiap perubahan ada kotorannya.

Apa yang seharusnya dilakukan??

Meletakkan kotoran itu pada tempatnya!
Membersihkan kotoran itu..

Biarkan kucing itu hidup. Biarkan tai kucing itu tetap ada..

Bukankah Anda sendiri juga mengeluarkan tai??
Apa yang Anda lakukan dengah tai Anda??

Duhh.. Perasaan postingan aku yang kali ini kasar yak..
Sorry yak sorry..

Iklan