Diary

Peka

Orang bilang kamu harus peka. Ya. Salah satu ciri makhluk hidup adalah peka terhadap rangsang. Bayangin aja kalau kita gak peka. Misalnya saja bokong kita berada di atas api. Kita gak peka. Kita gak ngerasa ada api di bawah kita. Tahu-tahu bokong kita udah gosong.

Mending tahu-tahu masih gosong. Kalau sudah jadi arang? Kalau sudah jadi abu? Kalau sudah jadi butiran debu? Kalau sudah jadi butiran nanopartikel? Kalau sudah tinggal kenangan? Masak iya kita ngegalau bokong waktu pas hujan. Hujan tentang kenangan dan kita masih gak bisa move on dari bokong.

Mending kalau cuma timbul kenangan. Kalau sampai menimbulkan perselisihan? Misalnya saja kita jadi nyalahin negara api. Kita menganggap ini adalah sabotase negara api. Kita lalu mencari avatar agar negara di bumi ini damai. Kita membuat negara api mengaku karena bokong kita jadi seperti itu dan padahal mereka gak tahu apa-apa. Lalu terjadilah perang dunia.

Dan itu semua gara-gara kita gak peka? Yang benar saja..

Continue reading “Peka”

Diary

Peka Gak yaaaa..

Peka. Apa sih peka? Peka itu adalah suatu respon terhadap rangsangan. Berarti kepekaan berhubungan dengan syaraf. Kalau kamu gak peka berarti saraf kamu terganggu. Hahaha. Canda kok.

Peka biasanya juga identik dengan kode-kodean. Iya. Anak jaman sekarang sukanya maen kode-kodean. Gak tahu deh. Semua pada ingin masuk Sekolah Sandi Negara kayaknya. Jadi ngebayangin nih, emang sekolah itu juga suka ngode-ngode gitu. ._.

Continue reading “Peka Gak yaaaa..”