Diary, Super Junior

Bakso

Anggap saja ini tentang bakso.

Mungkin penjual yang dulu jadi favorit kita sudah terlalu tua, hingga kamu jadi kurang suka. Lalu kamu bilang ke yang lain kalau giginya sudah ompong lalu setiap dia biacara ada kuah yang juga ikut keciprat sana-sini. Lalu kamu mulai memaki mereka dan bilang mereka tidak mau berubah seperti yang lain. Mereka tidak peduli katamu. Dan kamu menyebar gosip itu ke sana dan ke sini.

Atau mungkin kamu sebenarnya suka bakso yang lain, tapi kamu sudah langganan di sini dan teman-temanmu sudah lama kenal bahwa kamu sudah langganan di sini. Kamu malu untuk mengakui. Kamu merasa tidak enak. Kamu merasa perlu menghancurkan warung ini agar kamu merasa tidak bersalah. Kamu malu kalau kamu langsung pindah haluan ke warung lain.

Kalau kamu tidak suka. Langsung saja pindah. Jangan menghujat. Apa tujuanmu? Mereka sudah lemah. Bukan kah kamu bilang mereka sudah tua? Oke. Anggap saja begitu. Lalu bisa apa mereka? Apa mereka ancaman untuk bakso barumu? Apa? Gak ada kan? 

Pergilah. Jangan berulah. Ku mohon. Biarkan mereka damai. Kamu boleh tidak suka. Tapi jangan hentikan mereka membuat bakso. Aku masih suka bakso mereka. Ada orang-orang yang masih setia dan menempatkan mereka di urutan teratas. Baksomu sudah di atas angin. Jangan kawatir dengan orang-orang tua di sini. Kami hanya sekedar berkumpul menikmati bakso, bukan enikmat bakso sepertimu. Kami sudah bahagia hanya dengan sekedar makan bakso mereka dan berkumpul di warung ini. Sesederhana itu. Apa gunanya menyingkir kan kami? Kalau baksomu benar-benar enak. Orang-orang akan datang dengan sendirinya. 

Kalau kamu tak suka. Pergi saja. Jangan hancurkan warungnya. Carilah warung yang lain. Kami sebenarnya masih baik-baik saja di sini. Sudahlah. Pergi saja..

Selamat tinggal. Aku tentunya merasa kehilangan kamu. Kamu begitu berharga. Tapi semua ingin ketenangan..

 Untuk kamu..

Selamat tinggal. Terimakasih sudah mampir ke warung ini..

Semoga selalu berbahagia. Aku pasti merindukanmu..

Mungkin ini lah jalan yang terbaik. Kita berbeda, tapi tetap bahagia..

Aku tidak apa-apa. Rasa kehilangan ini, aku sudah biasa. Semoga warungmu dan warung favoritku tetap berproduksi. Bersaing dengan cara yang baik-baik..

Aku sungguh tidak apa-apa..

.

.

.

Sumber gambar: webtoon ‘Winter Woods’

Sekarang sudah tamat webtoonnya. Tapi, ku bahagia. Cerita berharga bukan seberapa banyak, tapi seberapa bermakna. Terima kasih Winter. 

Aku juga merindukanmu.”

Iklan

20 thoughts on “Bakso”

    1. Tahu gak sih bang? Sebenarnya kamu yang pergi cewek soalnya dia mau ngerusak warung cowoknya dan dia terpaksa memilih cowoknya.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      Anjay. Wkwkwk. Bisa gitu fokus ke situ.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    1. Halo mbak gadis. Kemana aja ini mbak? Lama tak berjumpa. Eh. Emang belum pernah berjumpa sih.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Gak ada hubungan mbak. Gak ada. Hanya ilustrasi saja. Wkwkwk.

    1. Iya mbak. Winter Woods.. 😊😊😊
      Noblesse, Pasutri Gaje, Nanolist, I am Gangnam Beauty, Spirit Fingers, 304study room, flawless, aegis orta, perfect honeymoon, dr.frost, terlalu tampan, TM academy, trickster, kosan 95, Love Curiosity, psycho love contract, sekotengs, purple eyes, a demigod’s tale, duh… Apalagi yak.. wkwkwkwk. Ya kurang lebih itulah mbak..

      1. Wah semuanya dong itu. Wkwkwkwk. πŸ˜‚πŸ˜‚ nanolist aku jg baca. Trus my ghost roomie, love doesn’t talk, aegis aorta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s