Diary

Esok Kan Bahagia

Percayalah padaku, ini bukan minuman rasa-rasa.

Ini bukanlah minuman serbuk rasa anggur yang tidak sengaja diseduh di gelas kimia. Ini bukanlah hal yang senikmat itu. Apalagi di bulan puasa yang membuat mata ini semakin kreatif saja bayangin apapun.

Kemarin aku percaya dengan larutan ini akan mengakhiri kegalauanku selama beberapa waktu. Aku menggantungkan diri penuh pada larutan ini. Ini udah kayak jadi oksigen ke dua setelah atom yang berikatan rangkap tersebut. Aku pikir semua akan baik-baik saja.

‘Kayaknya yang ini bakal berhasil deh..’

Beberapa orang berbicara ‘kayaknya’ karena butuh ketenangan. Beberapa orang bilang ‘kayaknya’ karena butuh harapan. Yang penting kami sudah berharap dan punya sedikit harapan. Masalah apa yang akan terjadi dan apa kehendak-Nya yang mewarnai cabe, itu urusan nanti.

Aku terus saja berharap. Mengerjakannya dengan keyakinan penuh. Ini pasti berhasil. Mungkin kegagalanku tidak separah penemu bohlam lampu itu. Tapi, masalahnya aku bukan beliau yang sesabar itu. 😭😭😭

Tuhan punya rencana lain. Entah sudah berapa kali gagal lagi. Rasanya ingin makan api, apinya cang curupan. Rasanya seperti kosong, walau aku sebenarnya sadar hati aku emang kosong. Mungkin kah ini sebabnya? πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”

Tuhan itu baik, kalau kamu masih merasa Dia jahat, mungkin kamu yang belum baik.”

Mungkin aku masih jadi orang yang belum baik. Aku masih suka ngomongin orang. Gibah masal. Kalaupun aku diem, sebenarnya aku ngebatin. Aku juga masih suka kentut sembarangan. Kalau bau dan ada di laboratorium, aku bakal bilang, ‘ada yang bocor yak?’. Kalau agak bunyi kadang langkah kakiku ku kerasin. Mungkinkah ini gara-gara kentutku? πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”

Kentut adalah bagian dari hidup. Ini seperti ada yang mengganjal dan kamu harus mengeluarkannya. Ada gas yang tidak seharusnya. Tapi kamu harus tahu tempat. Siapa gitu pernah bilang, ‘pantat aja tahu tempat kapan dia harus bunyi, masak mulut situ enggak?’ Lhoh? Kok jadi ngomongin ginian. 

Kentut masih menjadi satu-satunya hal yang gratis di tempat umum yang bisa dikeluarkan selain mengehembuskan nafas ketika kamu gak pilek. Seperti yang kita tahu, kencing harganya 2000 dan BAB harganya 3000. Sebenarnya mengeluarkan upil juga bisa. Kalau ngeluarin kotoran telinga harus beli cotton bud dulu. Lagian ngapain di tempat umum bersihin telinga? 

Selalu ada harapan untuk hari esok.

Esok pasti akan lebih baik lagi. Ungu-ungu itu nantinya pasti menolongku. Aku ingin segera mengakhirinya. Aku gak kuku diginiin terus. Yang kamu lakuin itu jahat. Aku ingin bilang, ‘apa salahku?’. Tapi sepertinya itu akan membuatku tampak tidak tahu diri. Tentu saja, aku banyak salah. 

Si ungu-ungu ini sebenarnya adalah si kelinci A dalam Dua Kelinci. Aku menyebutnya keberuntungan. Tapi sekarang aku ragu apakah aku benar-benar beruntung. 

Sekarang minggu-minggu UAS dan si ungu-ungu ini masih saja mengganggu. Kapan kamu berakhir? Ku ingin dapat datamu dan mengakhiri ini semua. Ku ingin bunuh dia yang sebenarnya tak hidup. Tapi, apakah membunuh melulu tentang mematikan yang hidup? Eh. Tapi aku ngibaratinnya kelinci. Kayaknya aku salah milih analogi. Terus analogi lain apa? Duh. Entahlah.

Untuk si ungu-ungu, aku yakin, semua cerita pasti berakhir bahagia, aku pernah baca itu di FF apa gitu. Castnya Yesung sama Siwon. Yaoi. Dulu aku fujoshi. Lalu setelah mengenal bahwa LGBT itu agak geli-geli gimana gitu dan umur bertambah tua. Aku udah sedikit tidak fujo lagi. Njay. Merembet kemana-mana.

Balik lagi. Semua cerita pasti berakhir bahagia. Ku ingin bahagia bersamamu. Mengenang cerita kita dengan bahagia. Kamu begitu berharga, tapi aku lebih senang kalau kamu gak terlalu jual mahal. Ayolah, segera akhiri. Kau tahu, kalau kamu jual mahal. Jatuhnya gak laku. Gimana kalau aku udah gak peduli kamu dan jatuh cinta sama kelinci B? 

Oke. Untuk ungu-ungu. Aku percaya esok kan bahagia. Ayo kita akhiri besok. 

‘Suc, kenapa kamu memilih kata besok?’

‘Iya. Karena ini sudah malam.’

‘Bagaimana kalau besok menjadi besoknya lagi.’

‘…’

‘Iya. Mirip orang-orang pelit yang bilang besok baru boleh pinjam dan hari ini tidak boleh.’

‘…’

Oke. Ini untuk esok setelah post ini diposting.’

.

Semoga besok berhasil. Aku tidak berjanji, tapi aku akan berusaha jadi orang baik ya Tuhan. T,T

Sumber gambar: webtoon ‘Flawless’. Sarah. 

Iklan

20 thoughts on “Esok Kan Bahagia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s