SUCISU

Ya, begitu, tetapi bukan seperti itu.

SachsenKing Marc Marquez

6 Komentar

GP Jerman menjadi seri ke 9 dari perhelatan motoGP musim 2016. Aku berharap banyak pada Sachsenring ini. Apalagi si Marc punya catatan bagus di sini. Pada kelas motoGP dia selalu juara di sini. Ini sirkuit favorit aku. Ya gimana, idola belum pernah kalah di sini.

Tetapi bagi Marc Marquez, Sachsenring bukanlah sirkuit favoritnya, treknya terlalu sulit, namun sirkuit ini sesuai dengan gaya balapnya. Tak heran si Baby Alien ini selalu mengecap podium manis.

Tepatnya kemarin Marc Marquez masih mempertahankan rentetan kejuaraannya di Sachsenring. Waktu lihat wet race sebenarnya aku kurang percaya diri kalau si Marc bakalan bisa tetep juara di Sachsenring. Apalagi ducati bagus banget waktu wet race. Apalagi si Marc makin mundur-mundur gitu awalnya. Namun Dewi Fortuna kembali memayungi Marc Marquez saat mulai kering. Marc ganti motor kaya biasanya dengan gaya lompatan kelinci. Dan… Hap. Marc keluar pit dan terus maju hingga gak terasa dan gak sadar teamnya udah nulis P1. Dan itu bisa Marc pertahankan sampai akhir. Poin Marc semakin melesat jauh.

Momen manis yang lainnya adalah Cal Cruthlow naik podium. Aku seneng banget ini orang bisa naik podium. Rasanya udah laaaamaaaaa ini orang kagak naik podium. Terharu bangets, iya, pake s. Sedangkan Dovi sama Vale melakukan kesalahan dan kurang beruntung kali ya. Sebenarnya teamnya Vale udah lama meringatin Vale buat ke pit box, namun si Vale tetep aja lanjut. Giliran Dovi mau ke pit box buat ganti motor, orang-orang di belakangnya pada ngekor ikut Dovi. Hmmm. Aja deh.. Akhirnya Dovi finish ke tiga. Btw, Dovi gantengan kalau gak brewokan sih. Hmmm. Cuma tumbuh gak terlalu panjang sih sebenarnya tapi risih. Mending dicukur biar kinyis-kinyis manja gitu. Ah. Kenapa bahas ginian.

Ya kayak yang udah dibilang di awal, Sachsenring bukanlah sirkuit favorit Marc. Tapi Marc selalu jadi juara di sini. Sachsenking. Aku akui teamnya keren banget dan pinter.

Aku inget waktu tahun lalu, lalu lagi, lalunya lagi, di Phillip Island, waktu aspalnya masih baru, masih kasar, jadinya flag to flag. Waktu itu rider harus ganti motor di lap 9-10. Tapi si Marc gak ganti-ganti motor dan akhirnya bendera hitam berkibar buat Marc. Ya teamnya gak segera ngasih aba-aba. Gak bisa hitung-hitung mungkin. Hasilnya dia gak nerusin balapan, didiskualifikasi. Sakit banget. Si Marc sering kurang terpayungi dewi fortuna di sini.

Tapi anehnya, si Marc pernah nyebutin bahwa Phillip Island adalah salah satu sirkuit Marc. Padahal banyak kenangan buruk di sini. Menurutku sih. Menurutnya di sirkuit ini cocok dengan gaya balapnya yang gak suka banyak tikungan tajam.

Ah. Gak tahulah. Sachsenring dan Phillip Island sama-sama sesuai gaya balapnya. Tapi yang satunya mendapat gelar favorit. Bedanya apaan yak? ._.

Jadi favorit itu apa sih? Yang ketika kamu melakukannya selalu mendapat hasil yang kamu inginkan atau yang kamu suka dan gak peduli apapun hasilnya?

Iklan

Penulis: Suci Su

Sudah, Nak! Terkadang apa yang tidak kau bicarakan lebih bernilai daripada yang kau bicarakan. - Eugene Crab (Spongebob Squarepants)

6 thoughts on “SachsenKing Marc Marquez

  1. Marc memang spesialis flag to flag

  2. Keputusan Marc dan tim emang tepat sih. Apalagi karena ganti ban, Marc makin aman di puncak klasemen. Keputusan Marc dan tim ini mirip kayak di San Marino tahun lalu. Waktu itu Jorge sm Vale lagi seru2 rebutan poin sampe2 saling tunggu siapa yg mau masuk pit stop duluan (ingat sirkuit waktu itu mirip kayak Shacsering kemaren). Hasilnya Jorge jatoh Vale nggak podium karena telat masuk box. Dan Marc podium 1 krn ganti ban duluan. Kejadian ini juga yg diulang Vale kemaren, krn dia melakukan perjudian. Dimana dia butuh poin utk mengejar Marc di klasemen. Jadi semacam nunggu Dovi masuk duluan. Mungkin, pikirnya akan sangat sayang kalo buru2 ganti ban. Krn sirkuit masih nggak menentu. Nah, di Philip Island emang itu tim salah hitung (coba tonton Hitting The Apex) dan bukan salah Marc. Musim ini motor Yamaha lebih bagus dari Honda. Tapi saat musim berjalan motor bagus bukan satu2nya hal penting. Perhitungan dan keberuntungan misalnya. Dua hal itulah yang kini sedang dirasain Honda. Well, musim ini sangat sulit bwt Yamaha. Dua ridernya tertinggal jauh di klasemen. Selamat deh bwt Marc, meski sebenernya aku krng suka sm dia.
    Pertanyaa soal favorit sih, kayaknya nggak usah tanya aja kamu udah tahu jawabannya. Hehe. Ciao.

  3. Waaah penikmat GP juga nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s