Sesuatu

Bawang Merah

Beberapa orang disuruh membeli bawang merah dan dibawanya untuk esok. Mereka membeli dan membawa bawang merah dengan berbagai model. Ada yang membawa bawang merah tanpa dikupas, ada yang sudah dikupas, ada yang sudah dihaluskan, ada yang sudah digoreng dan ada yang sudah dibuat bumbu.

Apa yang kubawa adalah bawang merah utuhan. Terlalu malas untuk mengotak atiknya kembali. Jadi aku hanya membawa apa yang diminta, tanpa polesan. Tanpa inisiatif. Mungkin karena aku terlalu malas.


Seorang teman bingung, bilang tugasku salah, sama sepertinya. Dia juga membawa bawang merah yang utuhan. Dia bingung. Kalut. Takut. Sedangkan aku tenang saja. Kalau memang salah aku hanya perlu membersihkannya sedikit. Sedikit mengupas bagian bawang merah terkotor. Ya begitulah.

Beliau datang lalu melihat bawang merah itu. Bawang merahku yang apa adanya memang tidak salah. Hanya saja aku kurang inisiatif. Temanku yang bawang merahnya digoreng cukup insiatif. Tapi apakah bawang merah ini ketika digoreng nantinya akan sesuai yang diharapkan? Entahlah. Bawang merah yang sudah bercampur dengan bumbu memang paling kreatif. Dia menunjukan mampu mengolah bawang merah. Dia tahu apa yang dilakukan agar bawang merah itu berguna. Ya. Tapi bukan kah dengan seperti itu bawang merahnya jadi tidak kelihatan? Dia jadi ketutup sama yang lainnya. Apa itu yang diminta? Ayolah. Itu berlebihan. Hanya bawang merah yang beliau minta..

Semua bawang merah diatas tidak salah. Semuanya berasal dari bawang merah. Sama saja. Hanya modelnya yang berbeda.

Lalu bawang merah apa yang sebenarnya beliau inginkan?

Bawang merah yang masih utuh. Tapi bukan yang apa adanya. Tapi yang telah disiapkan. Sudah dikupas. Sudah dicuci. Hingga si bawang merah siap menerima perlakuan selanjutnya. Siap untuk dipakai dalam olahan apapun. Entah akan diiris lalu digoreng. Atau dihaluskan lalu disangrai. Atau dibuat bumbu bersama kawan lainnya. Terserah nantinya. Beliau hanya ingin dasarnya..

Ayolah ini hanya bawang merah. Kenapa dibuat berlebihan?

Iklan

12 thoughts on “Bawang Merah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s