SIAM Horor

Minggu-minggu kemarin dan termasuk minggu ini adalah minggu horor. Minggu horor untuk portal SIAM. Butuh mental yang besar untuk membuka siam.ub.ac.id hmmm. Aku beberapa kali membuka situs itu namun tak berani buka KHS. Jangankan KHS, kuesioner dosen saja aku ngisinya nyicil. Hahaha.

Ketika temenku tanya, udah buka siam. Tentu dengan beraninya aku jawab sudah. Ya nyatanya aku memang buka siam. Cuma ngisi kuesioner saja.


Ya. Aku takut. Takut banget. KHS Siam berasa horor banget setelah tagihan UKT tentunya. Itu bukan horor lagi. Tapi udah menjadi momok. Momok penggerus dompet. :”

image

SIAM UB

Jadi itulah penampakan SIAM UB, Sistem Informasi Akademik Mahasiswa. Gak ada yang aneh memang, gak ada yang ngeganjel. Gak ada penampakan-penampakan yang sering aku cari di internet waktu SMP, saat pertama kali bisa gunain internet. Agak gak penting emang. Nyari-nyari gituan.

Intinya aku belum siap kala itu. Mental aku masih mental tempe, yang mateng cuma karena fermentasi. Pembusukan. Nilai keluar satu-satu. Gak tahu. Temenku update banget. Tiap ada nilai yang keluar. Grup kelas rame. Aku juga langsung buka siam, cuma ngisi kuesioner.

Aku baru berani buka KHS saat nilai sudah keluar semua. Aku takut kalau tiap hari demi hari, jam demi jam, digantung tanpa kepastian. Aku takut terlalu berharap pada nilai yang belum keluar. Aku takut kalau nantinya akan dikecewakan.

Di kimia organik sebenarnya diajarin semakin banyak rantai karbon, maka semakin stabil, karena elektron yang move semakin banyak. Move sana, move sini, move situ, yang penting sih bisa move on kenangan dari sidia. Apalagi semester lalu aku ambil mata kuliah pilihan kimia organik. Dan aku mendapat……. ya. Atom bernomor enam itu. Sedih.

AMIT-AMIT DAPET KARBON LAGI. AMIT-AMIT!

Tapi di semester ini aku sudah berusaha yang terbaik, meski belum maksimal, belum pol-polan. Ya. Aku masih bisa bobok dengan tenang kadang. Sok nyantai padahal rasanya kayak dibantai.

Sepertinya aku sedikit tahu kenapa siam itu horor. Ini kuketahui saat tadi iseng-iseng aku searching siam horor. Niatnya nyari-nyari meme penghibur hati yang galau. Nyari temen meme yang setuju dengan horornya siam. Dan malah nemu sesuatu……

image

Ya itu. Bagaimana portal siamku gak makin horor kalau ternyata dibalik itu semua ada gituan. Film nenek siam. Jadi siapa pelopor kehororan ini? Yang pasti sepertinya mereka memulai kehororan ini dengan cara yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama. Membuat mental menciut.

Siam ya siam. Masalah horor enggaknya sebenarnya tergantung dari pandang kitanya sendiri,  dari akademikanya sendiri. Siam mah tetep gitu-gitu aja sebenarnya. Yang selalu memberi kejutan untuk setiap insan. Dan kuharap kejutan dari siam nantinya yang baik-baik aja. Dan juga semoga siam nantinya gak horor lagi. Maksudnya sih, semoga nantinya aku siap menyambut siam dengan senyum mengembang dan gak mandang siam sebagai sesuatu yang horor lagi.

Hokelah. Sekian cuap-cuap tentang SIAM. Semoga selalu ada kabar baik ditiap semesternya. Semoga tidak horor lagi. Semangat. Berjuang untuk semester depan! Lakukan yang terbaik. Yihuuuuuu~

ν™”μ΄νŒ…!!!

Iklan

13 comments

  1. Kuliaah mah santai aja dulu Mbak Suci kwkw aku ini semester 5 kemarin kayaknya masa santai-santainya kuliah wkwk nunggu nilai keluar juga selow aja nggak kayak sebelumnya wkwk nggak tau deh semester 6 besok :’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s