motoGP

Juara di Hati

MotoGP musim ini sudah usai. Yap. Kemarin adalah seri terakhir musim ini, 2015. Kalau ditanya pendapat gak bisa ngomong banyak.sih. Aku jarang ngikutin gara-gara sok sibuk ngurus ini itu jarang pulang ke rumah, dan tipi di kos ya begitulah.

Musim ini Marc Marquez peformanya menurun. Sedih. Awal musim dia sering crash dan beberapa kali gagal finish. Awalnya sih masalah sasis lama sasis baru itu. Aku sendiri juga kurang ngerti. Yang pasti dia jarang dapat feel ama motornya.


Sebaliknya Yamaha tampil gemilang. Gak tahu emang tambah maju, ditambah Honda lagi terpuruk-puruknya, apalagi Dani Pedrosa saat itu masih menjalani perawatan. Poin Honda ketinggalan jauh. Oh ya. Musim ini Ducati juga tampil keren. Sering banget ada di depan. Keren pokoknya. Beda sama yang musim-musim lalu.

Tekanan Marc Marquez karena ketinggalan jauh dan bayang-bayang gagal mempertahankan juara dunia semakin menggila. Apalagi banyak yang mempertanyakan kemana Honda, ngapain aja Honda? Honda yang dulu bukanlah yang sekarang.

Hingga sasis 2014 dipakai lagi di musim ini. Marc jadi tampil lumayan baik. Lebih gregetnya berasa. Sepertinya dia sudah kembali. Namun tetep saja berasa kurang maksimal.

Pertengahan musim, aku gak terlalu mengikuti. Yang pasti Yamaha semakin di depan, tapi Honda tetep dihati aku, jadi berasa iklan yak. Hmmm.

Lalu banyak muncul kontroversi yang lebih hot lagi. Marc ditudung membantu Lorenzo. Aku tidak bisa berkomentar banyak mengenai hal ini.

Lalu langsung menuju kasus Sepang Clash, dimana Rossi diduga menyenggol Marc Marquez. Gak ngerti sih mana yang bener. Dari kamera satunya terlihat Rossi menyenggol Marc, tapi tampak dari kamera helikopter tidak terjadi senggolan yang berarti. Marc merasa disenggol tapi Vale ngerasa gak ngapa-ngapain, dan saya ngerasa bingung. Tapi kayaknya si Vale berusaha menyampaikan sesuatu pada Marc gitu sih. Noleh-noleh mulu gitu. Hingga muncul banyak meme, kamu nikung, aku tendang. Kontroversi ini diperparah dengan si Jorge yang gak ikut terlibat, ikut-ikutan gembar-gembor. Apa, apa hubungannya? Apa dia yang juga gak ikut terlibat juga ikut ngerasain? Peka banget. Andai semua cowok peka kayak gitu.. –”
Apa sih. Gak tahu kenapa berasa sebenernya Jorge ikutan neken Rossi, tapi menurutku bukan ranahnya juga sih. Duh apa yak. Entahlah.

Akhirnya, Vale dapat sanksi dia start paling belakang pada seri terakhir di Valencia kemarin. Hmmm. Gak tahu. Gimana yak. Adil gaknya gak ngerti. Cuma Race Direction sama Tuhan yang tahu. Padahal itu saat genting-gentingnya. Penentuan siapa yang juara dunia. Intinya ini mah kudu bener-bener adil, harusnya. Gimana yak. Kalau gak dapat sanksi salah juga sih, tapi kalau dapat sanksi start paling belakang, apa emang udah tepat? Separah itu kah? Hmm.. entahlah. Sudah terjadi juga.

Vale walau start paling belakang, tapi pencapaiannya bagus. Vale finish nomor 4, melewati sekitar 20’an lebih pebalap lainnya. Keren. Sebaliknya Jorge tetap di depan saja. Udah. Hanya saja Vale kurang beruntung, dia gak bisa ngejar Jorge. Sehingga poinnya gak bisa ke kejar.

Nah ini juga yang bikin agak kontroversi. Gak tahu. Belakangan ini.Lihat berita motogp berasa lihat infotainment selebriti. Penuh sensasi.Bahkan ketika motogp itu sendiri sudah usai. Berita Marc emang berusaha membantu Jorge juara dunia tetep beredar. Bisa dilihat dari Marc hanya membuntuti Jorge saja. Gak ada perlawanan yang berarti. Dan itu membuat Vale dan fansnya kesal. Berasa gak fair.

Huwala. Saya makin bingung.

Menurutku, kalau dilihat dari segi kompetitifnya mungkin kurang banget. Tapi, emang si Jorge dan Marc satu negara sih. Mungkin ya biar yang jadi juaranya Spanyol aja gitu. Hipotesa sementara kalau emang Marc bener bantu. Tapi Honda sudah mengklarifikasi kalau si Marc itu kagak ngebantu si Jorge. Tapi si Jorge ngomongnya si Marc ngebantu dia, itu pun katanya kalau si Rossi punya teman rider Itali, pasti juga melakukan hal yang sama untuk negaranya. Bela negara mungkin yak..
Au ah. Gelap.

Jujur jujuran aja sih aku pribadi agak gak rela gitu kalau yang juara dunia tuh dia. Hmm. Tapi ya mau gimana lagi. Biarkan lah. Tropi juara dunia mungkin atas nama dia, tapi siapa yang juara di hati orang-orang ya semua tahulah. Selesai race sambutan buat Vale luar biasa, juara dihati orang-orang mah Vale tuh. Bahkan si Vale itu lebih terkenal daripada motogp itu sendiri yang menanungi dia. Tapi juara hatiku tetep Marc Marquez. Wkwkwk.

Hujatan buat Marc emang luar binasa sekarang. Ya gara-gara ada masalah sama Vale itu. Pendukungnya Vale kan luar biasa, ya begitulah, Marc tekanannya gede juga. Kalah pamor juga. Kasihan juga sih. Hmm.. Tapi tak apa, masih ada #IAM93 yang setia mendukung.

Kata Matteo kan seorang juara gak harus selalu nomor satu. Penilaian orang kan beda-beda, jadi boleh saja si dia yang nomor satu, tapi yang juara dihati gak harus nurut klasemen.

Meski musim ini endingnya kurang menyenangkan. Aku harap Marc Marquez bisa bangkit di musim selanjutnya. Harus banyak belajar dari musim ini. Semoga semakin bijak dan dewasa untuk mengambil keputusan. Tetap semangat dan jangan sampai kehilangan dirinya sendiri. Jangan jadi orang lain. Dikurangi kesembronoannya. Tapi jangan main aman aja.

Ngomongin main aman. Aku bingung. Kalau yang menang itu-itu aja dan motogp berjalan dengan datar, lancar, dan standar, orang-orang pada komen kalau motogp sekarang gak seru, bikin males. Itu terjadi pada musim-musim lalu aku nagkepnya gitu anggapan orang-orang. Sekarang yang musim ini penuh dengan sesuatu dam tidak keterdugaan, katanya motogp penuh drama, dan bikin males. Ya apa sih, maunya.. ._.

image

Selamat berjuang untuk musim selanjutnya, Marc! Semangat! Belajar banyak dari musim ini dan bangkitlah musim depan. Kamu ya kamu. Bukan penerus siapa-siapa atau KW dua dari siapa. Terimakasih untuk perjuangan dan pertunjukanmu di musim ini.. 🙂
Fighting! Vamos Marc! 🙂

Iklan

15 thoughts on “Juara di Hati”

  1. Wuhuuuuy fansnya marquez ya 😀

    Aku kalau nonton motogp sukanya yang jatuh-jatuh doang -_- apalagi yang kejadian sepang clash itu, beuh, aku langsung ngikutin motogp terus 😀 wkwkkw

    Dan akhirnya, yah, lorenzo menang. Antara marquez bantu nggak bantu, katanya juga waktu rossi ngebut dari posisi belakang ke posisi 4, fans rossi sendiri ada yang bilang kalau dia dibantu temen senegaranya. Katanya sih gitu. Gak tau ah.

    Liat musim depan aja. pasti seru :))

    1. wahh.. malah seneng yang jatuh-jatuhnya yak.. ._. greget gitu ya kalau jatuh. Hehehe.
      Entahlah aku juga kurang paham sama bantu-bantu ini.
      Yup. Lihat musim depan, semoga lebih seru.. 🙂

  2. Wah kamu fansnya Marquez ya, yang kemarin berseteru sama Rossi. 😀
    Saya bukan pengikut MotoGP, jadi saya ga begitu paham apa yang terjadi. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s