Diary

Eoddeokajyo?

Aku sedang dihadapkan oleh tanda-tanda yang rumit. Tanda-tanda yang buruk. Tanda-tanda yang apabila aku pikirin malah semakin membuat aku down? Tanda-tanda yang gak aku inginkan.

Tanda-tanda yang hadir dalam hidupku ini mungkin hanyalah mitos. Tapi aku orangnya parnoan. Aku sedang berusaha meyakinkan diriku sendiri.

Aku emang suka baca motivasi-motivasi dan itu berhasil memotivasi diriku. Motivasi yang kata-katanya tingkat dewa. Yang mampu benar-benar meyakinkanku.

Namun sebenarnya aku lebih suka jika motivasi itu datang dari mulut orang yang aku kenal. Motivasi yang gak muluk-muluk. Yang sederhana tapi tulus darinya. Saudaraku misalnya.

Namun kosong gak ada.
Saat ini aku benar-benar butuh saudaraku yang itu untuk memotivasiku. Yang menghilangkan rasa downku ini. Meski dia harus berbohong.
Tapi tetap saja. Kosong.

Aku ketakutan. Akan bayang-bayang masa depan. Bayang-bayang dari mitos itu terus saja menghantuiku.

Apa yang harus aku lakukan??
Eoddeokajyo?

Tak ada saudara itu.
Kupikir dia akan melanjutkan kata-katanya. Aku sempat berbicara padanya. Namun berhenti. Hilang.
Dan aku tetap dalam ketakutan.

Aku sendiri. Tapi aku tak mau sendiri.
Aku bisa gila jika seperti ini.
Aku sudah berupaya membuang Cho SaeYoung. Sesosok diriku yang kutujukan untuk diriku.

Hah. Entahlah.

Setidaknya aku masih punya Tuhan. Tuhan yang hadir ke dalam diriku. Menenangkanku melalui sebuah lantunan doa.
Jika memang tak ada manusia yang bersedia memotivasiku, Tuhan yakinkan diriku bahwa semua akan berjalan baik-baik saja..

Tuhan, apa yang harus aku lakukan??
😥

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s